14 Januari 2008

NEMO...you've called me


Tulisan di kamar pojok

Sebuah nama...Amalia

Mungkin untuk semua teman dekat saya, nama ini sudah merupakan suatu kebosanan atas sebuah penceritaan yang terus diulang semenjak empat tahun yang lalu. Entah kenapa, tiba-tiba saja saya kembali ingin menceritakan kisah aneh ini. Sebuah kisah yang berjudul “Mencari Herman” dari Dee membuat saya ingin kembali menuangkannya dalam sebuah karya biner hasil rekaan laptop pinjaman ini.

...

Sebuah wajah yang duduk di pojok ruang try out ini masih terus membayang dan membuat semua persiapan yang saya lakukan menjelang ujian menjadi seuah sia-sia belaka. Pagi itu di sebuah lembaga pendidikan yang terkemuka, sejak awal memang saya telah niatkan dari rumah untuk menjadi salah satu bentuk latihan dan bukan mejadi ajang untuk terus meraut pensil runcing yang masih saya lakukan hingga harus menggeser posisi ibu jari saya. Namun entah kenapa pandangan dan pikiran saya menjadi tidak bisa lepas dari sosok misterius di pojok ruangan yang hari ini tampak anggun dengan jilbab putih dan frame kacamata berbentuk simetris yang tidak menggunakan batas bawah. Saat itu yang saya harapkan hanya waktu try out segera berakhir dan entah bagaimana caranya, saya harus bisa berkenalan dengannya.

Akhirnya waktu yang dinanti akhirnya tiba. Sebuah nama yang akhirnya bisa dipanggil dengan 3 huruf singkat itu masih menyimpan sebuah misteri yang menarik untuk ku pecahkan. Si tiga huruf itu adalah seorang murid yang berada di dekat sebuah stadion yang berada di kota Jogja bagian utara. Setelah perkenalan itu pula sebuah foto dan secarik kertas yang bertuliskan nomor telepon saya dapatkan lewat perantaraan seorang teman yang bersekolah sama dengannya. Dari saat itu saya mulai mendapatkan keberanian untuk menelpon dan mendekati sebuah makhluk yang bernama wanita. Bukan fisik yang membuatnya terus bertahan hingga akhirnya kejadian tidak mengenakkan yang bagi saya adalah sebuah upah yang saya dapatkan sebagai upah dari kesetiaan yang lebih lengkapnya akan saya tuliskan di akhir tulisan ini.

Waktu ujian yang semakin dekat malah membuat saya semangat untuk mengetahui lebih jauh tentang dia. Kurang lebih 4 bulan setelah saya dilahirkan, dia lahir di Jakarta. Seorang gadis manis yang merupakan anak dari pasangan Bogor – Jogja telah merebut hatiku kala itu. Dia mengalami masa remaja yang yang masih misterius hingga kini di Balikpapan, sebuah kota di Kalimantan Timur yang lebih besar dan maju dari pada ibukota propinsinya. Hingga dengan sebuah alasan pasti membuat dia pindah ke kota asal ibundanya, Jogja. Kegiatan menelpon menjadi sebuah rutinitas dan semangat belajar menjadi hilang ketika kegiatan itu tidak dilanjutkan. Mungkin ini cuma perasaanku saja, yang membuatku yakin kalau sesungguhnya rasa ini telah membuatku mampu meninggalkan kegiatan lainku selama tahun – tahun awal di SMA yang terletak di tepi jalan menuju kota Magelang. Perasaan itu juga membuat keyakinan yang amat tebal untuk mengatakan perasaan jujur yang telah saya simpan semenjak mengenal dia, kalo menurut beberapa buku yang saya baca dalam bahasa modifikasi bahasa latin adalah love at the first sight. Di sebuah burger booth yang terletak di kawasan sekolahnya. Dan jawabannya kali itu adalah air mata yang disamarkan. Karena seorang yang bernama sama dengan kawan akrab saya yang hingga kini masih dijadikan alasan untuk tidak bisa menyatukan kita.

Entah kenapa, karena dia, saya menjadi seorang yang mengikuti perkembangan film yang diterbitkan oleh Hollywood. Judul seperti A Walk to Remember, How to Loose a guy in 10 days, dan Lord of The Rings membuat saya menjadi maniak film mendadak. Tokoh seperti Orlando Bloom dan Erick Banna menjadi bahan pembicaran yang saat itu saya rasa mengasyikkan. Dan obrolan itu pula yang membuat saya masih bisa berhubungan dengannya. Meskipun sekali waktu saya memberanikan diri untuk berkunjung ke rumahnya di sebuah komplek yang berada di pinggir jalan menuju Kaliurang. Rumah itu pula yang sempat beberpa waktu menjadi semacam ritual yang harus saya lakukan ketika ada waktu untuk sekedar melewatinya dengan sedikit mengenang beberapa kejadian obrolan yang terjadi di terasnya.

...

Saatnya tiba, ya betul sebuah pilihan yang memaksa saya berpikir kalau jarak antara Jakarta dan Bandung adalah sebuah jarak yang menyebalkan. Memang dari semenjak kami berkenalan dia selalu mengutarakan niatnya untuk masuk ke jurusan teknik nomor 1 di Indonesia, tentu saja selain mendukung tim Jerman kesayangannya utnuk berlaga di Piala Dunia 2006 yang akhirnya diketahui kalau Italia adalah jawara.

Satu kali saya pernah mengunjunginya dan salah satu sudut institusi pendidikan itu menjadi saksi jika jarak adalah alasan dia tidak bisa menerima dan melanjutkan hubungan ini, tapi saat itu saya tetap berusaha untuk meyakinkan untuk tetap bertahan dan berusaha sabar atas halangan ini.

Hingga pada saatnya sebuah pesan singkat yang saya terima darinya memaksa saya untuk menuju warung internet dan membuka sebuah situs komunitas, Friendster, dan masuk menuju bagian pesan yang dari waktunya nampak jika baru dikirim pagi hari. Intinya adalah sebuah pengakuan karena adanya hubungan yang dia jalin dengan kawan satu jurusan yang berasal dari Tasikmalaya dan hobi bermain sama dengan saya, basket.

Kontan seribu rasa sedih yang menumpuk tidak mampu saya luapkan karena kelenjar air mata yang rusak. Meskipun kata maaf, jarak sebagai alasan, dan ketidakinginan untuk menyakiti lebih lama telah disebutkan dalam pesan itu. Tapi rasa aneh yang membuat nafas mendadak menjadi sesak dan pandangan berkunang-kunang telah terlanjur menghinggapi. Dan masa persiapan ujian yang akuntansi adalah jadwal yang diujikan besok, tidak membuat rasa tadi hilang. Karena alasan itu pula akhirnya saya mengambil keputusan untuk menelpon ibu yang ada di rumah. Mungkin karena hubungan batin dengan yang dilahirkannya, saat beliau mengangkat telepon langsung bertanya apakah saya ada masalah dan sebuah tarikan nafas yang dalam menjadi jawaban yang cukup membuat ibu tahu. Beliau kemudian juga bertanya apakah itu berhubungan dengan si-tiga-huruf yang ada di Bandung, lagi – lagi sebuah tarikan nafas menjadi jawaban. Ibu lalu bilang bahwa tindakan itu merupakan tindakan yang tidak pantas untuk dipikirkan terlebih lagi ujian akuntansi yang menunggu besok juga dapat menentukan nasib saya di sekolah negara dibawah naungan Departemen Keuangan ini. Beliau berkata kalau tindakan ini merupakan bukti ketidakpeduliannya terhadap saya, jadi buat saya harus memikirkannya toh dia juga melakukan tindakan ini tanpa memikirkan saya. Saya tahu kalo ini adalah sebuah nasihat ibu untuk saya yang waktu itu sedang labil, tapi kehangatan beliau yang terpancar dari kata yang diucapkannya cukup membuat saya tenang dan pulang kembali ke kamar pojok di tempat kos saya yang pertama dengan kepala tidak menunduk lagi.

Terima kasih ibu... Terima kasih Ami.

Guten Nacht!


Masih Juga Kelabu

Dalam waktu satu tahun terakhir, nama mengusik pikiran. Sebuah pernyataan yang menyatakan sebuah ketetapan dalam ikatan yang masih dijalani membuat sebuah kemandegan. Memang semua yang ada bukan hanya dilakukan untuk dia, tapi paling tidak ada sebuah harapan untukku yang dibentuk olehnya meskipun bukan kesadaran yang dilakukannya. Hatinya yang amat yakin akan kesetiaan telah membuatnya tersiksa akan sebuah penjara. Ternyata cintanya hanya sebuah roti coklat yang bagi sang kekasih bisa dicari di tempat lain.

Sebuah harapan memanggil yang lainnya.

Harapan yang lain datang untuk menghapus sebuah lara yang tidak bisa diharapkan dan hanya berisi kekecewaan. Kepedulian akan dirinya membuat harapan itu semakin kuat untuk diucapkan, walaupun hanya dalam doa. Dan doa tadi akan sampai ke langit tertinggi menjadi salah satu warna dari pelangi. Semoga warna tadi dapat menjadi cerah dalam gelapnya hati setelah mendung.

Masih juga berharap.

Semua yang ada, hanya sebuah anggapan penghormatan darinya. Penghormatan akibat sebuah status fiktif yang mengakibatkan badai terhebat dalam setengah windu ini. Badai tadi sengaja diciptakan karena ternyata harapan bukanlah doa baginya. Sehingga semua warna pelangi hilang meskipun langit cerah setelah hujan.

Sangat dalam.

Menggebunya rasa tolong diimbangi dengan kuatnya elastisitas hati. Semua probabilitas yang ada dalam perhitungan telah gagal dalam kenyataan. Eksak hanya ada dalam teori saja . Mungkin juga hanya sebuah relativitas absolut yang dihasilkan oleh salah satu di antara pelangi. Mungkin juga itulah kenapa tidak ada warna yang tanggung dalam pelangi. Warnanya semua tegas dengan batas nyata. Dan hanya sebuah hasil dari pembiasan dari cahaya pada rintik hujan yang sebelumnya menakutkan, sekarang malah membuat senyum tersungging dengan manis. Spektrum tersebut berwarna merah jambu.

Badai terus terjadi selama dua hari, hingga suatu hari yang masih mendung dicoba. Sebuah kemiripan nama ternyata hanya sebuah kebetulan belaka sebab tidak ada ceteris paribus dalam sebuah hubungan. Semua teori menjadi terhapus akan setetes air mata kebahagiaan. Air mata yang masih tersimpan membuatnya jadi koreng yang sekarang mulai sembuh di hati meskipun pasti akan tetap meninggalkan bekas yang membuatnya tidak terlupakan. Kadang sebuah reaksi tidak akan menghasilkan output yang diharapkan selamanya. Maklum saja bahkan hukum kekekalan energi dinyatakan untuk menghapus adanya harapan yang pasti selain kematian. Semuanya adalah kemungkinan yang dapat ditingktkan oleh usaha, doa, keberuntungan dan kesempatan yang diberikan.

Aku membenci kekalahan.

Bukan atas sebuah perjuangan dari seseorang yang telah merebutnya, tapi kesempatan yang dia berikan ternyata bukan berbentuk tunggal. Dan kesempatan bagi yang lain telah dijalankan bahkan saat ikatan hubungan masih dijalani. Sebuah hal tabu dariku untuk melakukannya. Karena janji adalah sakral untuk yang melakukannya. Kesempatan tadi setelah dibuat tabel statistik, menunjukkan bahwa dialah alasan utama. Alasan tadi juga yang membuat waktu disediakan untukku menunggu dua tahun meskipun akhirnya hanya kiasan.

Penghapus yang kembali menyakitkan.

Sebuah sinar yang padam selama empat tahun, telah sempat dinyalakan dengan harapan awal, sekarang padam dan filamen yang ada di dalam bola lampunya telah usang dan putus. Entah sampai kapan, kegelapan dapat menunjukkan arah. Harapan akan terus digantungkan meskipun harapan tadi menyadari keadaannyalah yang membatasi kita. Semua cerita rahasia yang disaksikan teknologi dan dapat dibuktikan oleh imaji telah meyakinkan diriku. Keyakinan itu bahkan kini berkarat karena terkena korosi dari airmata buatan yang aku sendiri ciptakan dan akhirnya manisnya senyuman hanya untuk orang lain.

Semoga bahagia akan kepura-puraan.

Kalo menurut Adam Smith, untuk apa kita membuang pakaian yang kita punya kalo ternyata pakaian baru yang kita dapat adalah pakaian yang sama. Mungkin hanya merek dan kesempatan yang membedakannya. Sebab law of deminishing return akan berlaku dan menyebabkan penyesalan yang tergantikan hanya dengan airmata. Penyesalan yang selalu datang terlambat, sebuah ironi retoris yang muncul dari sebuah sikap dasar manusia normal dan bagi semua yang mengalaminya hanya sebuah pundak yang terkadang sama rapuhnya dapat menjadi tempat yang menjadi surga sementara. Bahkan surga tadi hanya menyebabkan aliran airmata kembali bila sang pundak sekedar butuh pergi untuk ke toilet. Mulai saat itu hanya keluhan dan sesalan yang membuatnya jadi momen romantis nan cengeng dan sekarang laris dijual bak kacang goreng oleh para seniman dadakan yang juga dipuja olehnya.

Terimakasih atas kesempatan yang tidak pernah diberikan.

Seperti prinsip orang jawa, untung. Maksudnya untung saja pengetahuan atas sebuah ketidaksetujuan datang diawal dan bukan disadari saat harapan tadi sudah warna pelangi baru antara kuning dan hijau. Warna yang yang sempat tersamar dan nyaris muncul untuknya.

Maaf, warna tadi masih juga kelabu.

13 Januari 2008

Beberapa Kemungkinan Pekerjaan Sampingan Para Mantan Pemain HEROES


Serial yang pertama kali disiarkan pada jaringan TV kabel di Amerika ini telah meraih sukses yang menggeser kepopularitasan seasonal series's film lainnya, seperti Smallville. Padahal kisah manusia dengan kekuatan super sudah amat sering kita dengarkan dan tentu masih hanget dalam ingatan kita bagaimana sekumpulan mutan yang bermusuhan dengan sekumpulan mutan jahat ainnya sempat membius kita beberapa tahun yang lalu. Tapi entah mengapa, tipe film seri seperti ini yang dijual oleh kelompok jaringan TV kabel tersebut tetap mencuri perhatian. Mungkin karena jalan ceritanya yang memang menarik.

Secara singkat, pada musim pertama, terdapat salah seorang tokoh heroes dari masa depan, Hiro Nakamura, kembali ke masa sekarang untuk mengumpulkan beberapa tokoh heroes dengan tujuan untuk mencegah kerusakan yang ditimbulkan olehh ledakan misterius yang terjadi di masa depan. Bahkan Hiro juga harus meyakinkan dirinya sendiri -versi masa sekarang- yang tidak juga percaya kalo ternyata dirinya sendiri punya kekuatan untuk berpindah masa, baik masa depan maupun masa lalu.

Nah, seiring perjalanan, kisah itu terus mengalir dan berkembang menjadi semakin menarik. Tapi apakah kita berpikir tentang kemungkinan penggunaan kekuatan yang dimiliki untuk tujuan lain setelah kontrak mereka habis dengan jaringan TV kabel tersebut. Berikut beberapa kemungkinan tentang pekerjaan yang bisa dilakukan oleh masing-masing tokoh tersebut:

  1. Hiro..

Setelah dia pensiun ada kemungkinan dia membuka tempat kursus ibu hamil dengan penekanan pada bagaimana cara me-ngeden yang baik dan benar. Tapi juga ada kemungkinan kalo ternyata sang tokoh sahabat dari Ando ini membuka jasa kurir pengiriman barang. Jadi nantinya semua kurir yang bekerja C.V. Demi Hiro Lancar (jangan disingkat ya, nanti disangka menggunakan hak dasang orang lain) di ajari bagaimana caranya berpindah tempat dengan cepat.

  1. Isaac

Mungkin pada cerita versi serial di TV, dia telah meninggal karena di bunuh, tapi kan itu hanya cerita. Jadi kalo melihat akat yang dipunyainya yaitu nge-drugs dan melukis, dia dapat membuka usaha kursus melukis tingkat lanjutan atau juga bisa untuk menjadi kaki tangan para bandar nakoba seluruh dunia dengan cara menjadi authorized dealer yang membawahi kawasan segitiga emas Indonesia-malaysia-Thailand karena baru-baru ini agen yang merupakan teman dekat dari bintang film gaek asal hongkong yang menjadi tokoh perompak asal Singapura di Film Pirates of the Caribean atau juga dapat memadukan kedua bakat menkjubkan yang dimiliki olehnya menjadi bidang studi khusus pada setiap sekolah seni -yang pastinya akan ditolak oleh bagian pengesahan Depdiknas- yaitu jurusan penjiwaan melukis tingkat tinggi(dengan bantuan obat bius).

  1. Nathan

Selain berbakat menjadi seorang pemimpin yang kharismatik, dia juga juga berbakat menjadi seorang motivator yang bertujuan khusus yakni menghilangkan phobia yang diderita. Phobia ini dikhususkan pada ketinggian. Karena kemampuan terbang yang mengagumkan, dia juga berbakat untuk menjadi seorang pengajar pada sekolah-sekolah penerbangan dan memfokuskan materi pengajarannya pada tingkatan studi ke-aerodinamis-an.

  1. Peter Petrelli , Monica Dawson, Takezo Kenzei dan Sylar

Adik dari Nathan ini merupakan salah satu tokoh sentral dalam cerita ini saling hidup terus bersaing, meskipun kontrak kerja tlah habis. Kemampuannya yang hebat dalam belajar dan mengembangkan diri menginspirasikan mereka sendir untuk membuka lembaga bimbingan belajar. Di pihak Peter, usaha yang dipimpinnya mengutamakan pembelajaran secar bertahap dan sistematis dengan beberpa rumus canggih seperti yang belakangan ini banya kita dengar di lembaga bimbingan belajar yang kita ikuti(seperti fastest solution bukan niat mennyindir salah satu lembaga bimbingan terkemuka di Indonesia...maaf). Sedangkan lembaga yang dikembangkan oleh Sylar lebih difokuskan pada bagaimana cara pencapaian yang baik dan hanya tujuan itu yang harus kita dapatkan tanpa peduli bagaimana cara mendapatkannya.

  1. Mohinder

Sebenarnya tokoh ini merupakan salah satu tokoh utama yang aneh, karena dia tidak mempunyai kekuatan sama sekali. Dia hanya meneruskan usah dari ayahnya. Di kehidupan nyata setelah tidak lagi berperan sebagai seorang ilmuwan, maka dia dapat meneruskannya dengan secara sungguhan menjadi profesor tentunya dengan kemampuan dan kemauan yang mendukung, seperti kata salah satu presenter reality show yang bernama hewan yang menjadi lambang salah satu organisasi bawahan PBB, “Position will find you if you try!”. Apalagi sebagai perwakilan dari etnis india dalam serial ini, mohinder juga dapat melanjutkan karirnya menjadi seorang pemain sinetron atau penyanyi dangdut di Indonesia.

6. Claire Bennett

Gadis manis salah satu anggota dari ekskul cheerleaders di sekolahnya ini memiliki kekuatan yang mirip dengan tokoh mutan berperilaku serigala di serial lain ini merupakan anak angkat di keluarganya yang baru. Sebenarya dia adalah anak di luar nikah dari Nathan. Ibunya sendiri merupakan seorang wanita Gipsy yang mempunyai kekuatan api (pyrokinetis). Pada kehidupan nyata, dia dapat mengembangkan bakatnya menjadi pemeran pengganti tingkat dunia atau juga dapat menjadi crash-tester pada perusahaan mobil selain itu bakat menyembuhkan diri yang luar biasa juga dapat dijadikan contoh untuk penelitian tentang penggunaan antibodi dan kegunaan protein bagi tubuh.

  1. Nikki Sanders

Seorang tokoh yang mempunyai kekuatan dan kepribadian ganda ini merupakan panutan bagi para pemilik kepribadian lainnya di dunia. Seperti para tokoh superhero lainnya, dual personallity adalah hal yang lumrah. Tetapi pada kasus yang dia alami merupakan sebuah perwujudan lain dari tokoh Dr. Hyde. Untuk pekerjaan yang mungkin dilakukannya pada dunia nyata adalah menjadi tokoh penyuluh pada lembaga terapi yang memfokuskan diri pada parenting dan dual personallity. Tetapi bila menurutnya pendapat yang dimilikinya masih kurang, maka dia juga bisa berprofesi menjadi seorang bodyguard dari seorang selebritis manja seperti Paris Hilton atau mengajar beladiri tingkat lanjut.

  1. D.L. Hawkins

Kemampuan yang dimiliki dari suami Nikki ini adalah menembus benda padat dengan cara memisahkan molekul dan setiap zat yang ada pada dirinya. Pada pekerjaan nyata dia dapat menjadi guru yoga tingkat tinggi dan mungkin hanya bisa disamai oleh Dalai Lama dengan demikian maka promosi yoga akan semankin meningkat dan membuat pemasukkan keluarganya untuk menyekolahkan anaknya setinggi mungkin dapat terwujud.

  1. Micah

Anak berambut mirip dengan penulis tetralogi laskar pelangi ini mempunyai kemampuan yang amat dibutuhkan oleh banyak teknisi di dunia sekarang ini. Dia dapat bebicar dengan mesin. Maksudnya dia dapat mengendalikan mesin sesukanya sebab dia langsung menguasai mesin dari intinya sendiri. Jadi di dunia nya, selain dia bisa berusaha di bisnis teknolgi informasi, bila bernasib kurang beruntung, dia juga bisa membuka usaha servis elektronik. Bilapun didikannya yang diterapkan kedua orang tuanya kurang berhasil maka dia dapat menjadi pembobol atm atau peng-hack data yang telah ditunjukkanya di serial.

  1. Ted Sprougle

Tokoh ini ternyata memegang kendali dalam serial musim pertama. Kemunculan yang minimalis tidak menghalanginya menjadi tokoh salah satu tokoh yang paling ditakuti. Kemampuan yang dimiliki membuatnya menjadi demikian. Meskipun demikian pada kehidupan nyata, Ted menjadi rebutan antara amerika dan negara-negara musuhnya untuk dijadikan sumber penelitian tentang bagaimana cara membuat bom atom dengan biaya murah. Mesipun demikian, Ted menjadi tidak mempunyai privasi yang cukup dan akhirnya memberikan depresi yang amat dalam. Ted pun akhirnya entah bagaimana malah ikut bergabung dengan kelompok bom bunuh diri dan meledakkan diri di depan gedung putih tanpa alasan yang jelas.

  1. Officer Parkman

Seorang polisi yang nyaris terkena desersi akibat kelebihan yang dia punya ini mempunyai ayah yang juga seorang heroes. Ayahnya mempunyai kekuatan dalam menguaasai mimpi orang lain. Sedangkan Parkman sendiri memiliki kekuatan yang sama dengan yang dimiliki oleh Mel Gibson dalam film What a Women Wants. Tapi dalam serial ini, Parkman dapat mendengarkan suara hati semua gender, bukan hanya wanita. Da;am kehidupan selanjutnya, Parkman dapat melanjutkan karirnya sebagai polisi tujuan khusus di Bagian Pengetesan Kebohongan. Tapi bila dirasa pekerjaan itu kurang mendukung, maka dapat alih profesi menjadi seorang psikolog. Kemampuan unutk mengetahui isi hati orang lain menjadi alasan utama akan pemilihannya terhadap pekerjaan.

  1. Maya Herrera

Seorang yang muncul pada musim kedua penayangan serial ini mempunyai kekuatan untuk mengutuk orang lain, kekuatan yang mirip dengan cerita legenda Indonesia, si Pahit Lidah. Bahkan hal itu bisa dilakukan tanpa disadarinya. Namun anehnya, saudara laki-lakinya, Alejandro, malah mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan semua kutukan dari saudara perempuannya. Bila keduanya memutuskan untuk meniggalkan serial sukses ini maka ada kemungkinan bagi Maya untuk bertobat dengan masuk pusat rehabilitasi seperti dalam film Anger Management atau dapat juga masuk ke dalam pesantren tempat di mana banyak artis menjadikannya tempat untuk merenung belakangan. Sedangkan Alejandro dapat membuka usaha penyembuhan alternatif yang marak di Indonesia. Maksud utamnya untuk menghindari persaingan tidak sehat.

  1. Molly Walker

Tokoh heroes yang masih anak-anak ini mempunyai kekuatan untuk mencari orang. Bila serial ini sudah berakhir, Molly dapat kembali melanjutkan sekolah setelah sebelumnya diculik oleh Lyndermann. Namun bila sudah menginjak usia dewasa maka, dapat juga membuka usaha jasa pencarian barang apa saja yang bersertifikasi.

  1. Lyndermann
Tokoh yang menginginkan pencucian dosa dengan cara meledakkan kota New York ini mempunyai kekuatan untuk mematikan ataupun menghidupkan, meskipun pada akhirnya dia sendiri tidak dapat menghidupkan dirinya sendiri ketika dibunuh oleh DL। Saat menyelesaikan kontraknya dengan PH pemilik Heroes, dia memang lebih baik untuk tidak memamerkan kekuatannya। Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menghindari semua usaha pembentukkan agama baru yang digolongkan sesat। Jadi sebaiknya Lyndermann menghilang dari peradaban dengan mengasingkan diri hal ini dikarenakan kekuatan yang dimiliki dapat mengaburkan keimanan selain itu dikarenakan juga usia yang sudah menginjak uzur।

18 Desember 2007

And The Story Goes (1st meeting...SAD)


Semua cerita kembali berlanjut ketika adanya ajakan hadir di acara Jiffest di Erasmus Huis (Mirip nama grup band n peringkat 1 akuntansi angkatan 2004). Acara sudah dipersiapkan dari seminggu sebelumnya, karena memang dadakan dikarenakan terbatasnya waktu yang hanya menyisakan sedikit (maafin aku yah), akhirnya dengan membawa sepucuk golok, sebilah belati tentara dan beberapa butir granat akhirnya ditemani dengan teman si Om yang bernama Si Arab, meluncurlah Obelix dengan ditumpangi dua ekor beruang (untung ajah beruang gak termasuk binatang yang bisa disembelih..hihihiii).
Ketika akhirnya tiba di sebuah yang bernama tokoh cinta terpaporit( hueeeeek) sepanjang masa ciptaan Shakespere (tulisannya bener gak), si obelix dengan pedenya langsung aja menuju sebuah rumah yang ada tulisan ketua RW eh pas ditanya gak taunya salah. Padahal malah tadinya dengan keyakinan seyakin bahwa Kangen Band adalah keturunan Alien yang belum sunat, padahal dia uda berhasil menyanyikan sejumlah lagu yang berhasil ngegoblokin(...seharusnya kau sadari...JANGAN TIDUR, ADA YANG BERISIK) sejumlah wanita dengan lagu cengeng yang sering dijadiin sebagai OST Sinetron Indonesia yang si Om sadarin kalo semakin hari tu, malah makin mirip sama film India..MEREEEEE. Langsung aja nanya ke Pemilik Rumah, Katanya sih ada lagi Tempat Kos cewek yang ternyata terletak di
belakang kos-pojok gang-terpencil-sunyi-sepi. Normal aja deh, kemungkinan besar semua orang yang tinggal disitu bakal ngerasa kalo di tuh jad pemeran anak tiri (di Film Ratapan Anak Tiri). Abisnya lokasinya emang gak nguatin...REMOTE AREA.
Pintu diketuk, masih keliatan beberapa sosok yang meyakinkan kalo mereka itu adalah wanita dengan umur kurang dari 35 tahun dan masih kuliah di sekolah gartisan yang ada di sekitar tempat kos itu.
"Assalamualaykum. Mbak, ada Butty?"
"Dari siapa ya?"
"Bilang aja dari Si Om.", Langsung di telpon eh malah si Butty nangis sambil bilang kalo dia tuh gak percaya Si Om berani datang ke kosnya.
Beberapa lama kemudian, keluar Si Butty (baru pertama kali ketemuan ne...cieee). Si Butty tu berperawakan mirip sapi (karena satu kesamaan utama), memakai jilbab dengan tinggi sekitar 155an terus pipinya sedikit jerawatan...lumayan cantik (yaiyaaaalah...CEWEK).
"Ayo, Dik, berangkat. Udah siang neh, obelix mo dipake tuh."
"Ihh, maleees." Keadaan udah semakin panas, karena si Om gugup terus malah si Butty makin manja.
"Kamu mau apa gak?"
"Mas, sebenernya kita ada acara kos." Tau-tau ada serobotan dari salah seorang temen kos si butty...jleb-dalem-sakit.
"OK." Kata yang singkat itu ditambah gerakan untuk meninggalkan tempat kos si Butty, terus jalan biarpun mendengar ada panggilan dari si Butty yang suaranya muali serak airmata.

"Ayo, Rab, jalan."
"Lho kenapa? Gak jadi, padahal kan tadi dia uda keluar."
"Gak."

Beberapa menit kemudian terjadi adegan Telepon-reject dan Sms-baca-hapus yang berlangsung samapi akhirnya si Om membaca sms yang intinya kalo dalam dua kali telepon lagi kalo gak diangkat dia bilang ini adalah hari terakhir bisa berhubungan... Langsung kerasa aneh, koq jadinya malah Butty yang bingung..
Akhirnya langsung diangkat telepon dari si Butty yang langsung terdengar kalo dia lagi nangis dan permitaan maaf dari seorang cewek waktu dia nangis adalah un-rejectable. Langsung aja aku nanyain kenapa temannya bilang kalo ada acara dan itu ternyata bohong. Butty ngejelasin kalo dia percaya sama si Om padahal temen2nya merasa si Om tu MENAKUTKAN dan TIDAK DAPT DIPERCAYA...HIKZ..HIKZ. Emang sih si Om udah biasa digituin, tapi si Om gak nyangka ajah kalo ternyata anak2 yang katanya terpilih, 1% dari seluruh pendaftar yang jumlahnya masuk MURI..eh Masih menilai seseorang dari luarnya..hehehe...hikz..hikz..hikz..

Boleh Percaya Boleh Nggak

setelah saia selikidi dan telurusi..(baca : selidiki dan telusuri)
selama 22 tahun hidup sebagai seorang laki - laki
berikut hobi yang paling menguntungkan..."jreng jreng jreng"

1. TERNAK TUYUL
ga tau nape saia meletakkan hobi ene di nomer pertama... mungkin karena ene hobi yang gampang dan tidak butuh resiko besar...cukup sediain kemenyan buat makan.. kagak perlu rumput, tikus, pelet, atopun cacing beku...dan dengan bentuk tuyul yang gundul brarti anda menghemat pula pemakaian sampo dan pemakaian cat rambut buat nutupin tuyul yang ubanan.

2. MEMBUKA TAMBANG UPIL
saia terinspirasi wkt liat pilem pinal pantasi...dimana banyak gurun..kayak nya di masa depan aer laut uda mengering..dan dampaknya manusia akan kekurangan garam beryodium...oleh karena itu dibutuhkan energi alternatip sebagai bahan pengganti garam..dan upil lah salah satunya...makanya janganlah buang upil anda di sembarang tempat :) karena akan menjadi aset yg sangat berharga

3. PUP SAMBIL MENYANYI
selain melatih gaya dorong gaya sentripetal dan sentrifugal... hobi yang satu ene bisa membuat anda menjadi kaya mendadak...terlebih jika anda yang mempunyai suara fals dan maap..jauh dari merdu... caranya yaitu menyanyilah dengan nada dasar M...kemudian keraskan volumenya sampai titik darah penghabisan... dalam wkt beberapa menit mungkin ada beberapa barang yg terlempar ke anda..bisa batu bata, pot puhun jemani, sendal..sepatu ato mungkin golok.

4. MAEN GANBON
kata beberapa temen sih ganbon adalah game buat anak2...tetapi lain buat saia...di game ene kita di latih kesabaran untuk menembak sesuai sasaran...bisa dengan langsung tembak(istilahnya menyuntik)..ato pake sudut....buat laki2 hal ini sangat penting untuk masa depan...jangan sampai saat anda menyuntik istri anda akan salah sasaran dan yang lebih parah..salah lobang..buset dah...makanya latian mengukur sudut dan kekuatan tembaknya...

5. MAKAN SEGO KUCING
wah ene hobiyang ga kalah asik dari hobi2 di atas..saat membuka sego kucing... kita akan diajarkan pada kesederhanaan dan menerima kebohongan...saat dibuka anda tidak akan melihat kucing...anda cuma akan melihat segumpal nasi dengan lauk pauk ala kadarnya...
cocok sekali anda nikmati disaat anda kere dan duit pas2an...
(maap mas/mbak lebihin dikit bawa uangnya kalo mau makan sego kucing
karena biasanya sekalian beli gorengan)

6. MISKOL
mau nulis sms..tapi keduluan ria amelia yg nyanyi "bang sms siapa ini bang..."miskol,ene hobi yang menghemat dan jadi tren anak sekarang..misscall...dari bahasa enggres brarti miss = kangen call = panggilan..jadi jika anda mendapat banyak miskol brarti banyak yang kangen sama anda...jika anda sering memiskol...brarti emang anda pelit pake pulsa. disarankan anda gosok gigi setelah makan miskol (eh itu mah jengkol wew)

7. MAEN GELEMBUNG SABUN
waaaaaaaaaaaaaaa katanya ene hobi yang katanya kekanak - kanakan juga...tp menurut saia hobi ene menarik karena dengan sering - sering meniup gelombang sabun maka posisi bibir dan mulut kita akan terbiasa untuk melakukan tiupan..dan kita mengatur napas..dan itu akan sangat membantu saat kita memberi napas buatan pada orang yang membutuhkan....... sungguh hobi yang sangat mulia..............(ingat sabunnya tidak untuk ditelan yaaa)

11 Desember 2007

How To Conquer a Girl's Heart

Kenapa tiba2 si Om mo nulis cerita atawa catatan yang bertema lumayan Om ga suka?
Itu mungkin juga jadi pertanyaan buat si om sendiri. Entah kenapa, beberapa hari belakangan ini si Om jadi sering nelpon seseorang malem2 sampe kurang tidur terus pas bangun malah matanya udah kayak KERMIT-Si reporter di Sesame Street. Bunder-belo-bengep. mungkin emang benar kata si Om (masih Narsis koq), gak cocok seorang beruang malah mempunyai mata bengep. Nah Cerita Berikut ini adalah sebuah pengakuan dosa (biar gak dimarahin sama Om Martin Luther). Dalam cerita ini pembaca di harapkan dapat memahami semua yang ada adalah sebuah hasil tulisan dari seorang yang gede, masih suka ngiler kalo tidur dan masih percaya kalo dirinya tuh ada hubungan darah sama Superman dan Spiderman...jadi mohon maklum ya kalo agak sedikit mirip sama orang yang kena schizophrenia..

Sabtu, 1 Desember 2007..di kamar, Jogja.
Masih capek banget neh. Kereta Baru dateng jan 6.30, mo minta tolong sama teman2 yang ada di jokja malah gak ada yang bisa alesannya kalo dipikir juga gak nyambung banget. Ada yang calon sarjana pertanian yang malah mo coba kawinin kedele sama nitrogen buat ciptain tahu ajaib dengan kekuatan untuk menguras isi perut orang sebersih-bersihnya. udah gitu malah ada calon insinyur yang pengin buat mesin terjemahan bahasa inggris tapi dengan terjemahan ke bahasa Mesir kuno. Yawdah deh daripada nanti malah nungguin mereka semua terkenal akibat penemuan yang aneh tadi langsung telepon ke si Abang Om, pakke hape yang lagi nge-charge di Wartel buat menghindar dari upaya pengajuan keberatan dari si penjaga wartel karena si Om lagi mencuri listrik buat nge-charge.
Udah sampe jogja, masuk kamar, tidur, bangun 1 jam kemudian, mandi, terus makan. Sambil makan nasi rames yang sebelumnya udah dibeli di warung langganan (dan mengorbankan beberapa orang pengantri yang langsung merasa mual dan mempersilahkan si Om untuk segera memesan makanan juga langsung menyuruh si Om yang merasa para pengantri tadi mulai tumbuh sepasang tanduk melingkar di belakang kepala den beberapa ratus helai jenggot yang membuat mereka semakin mirip...mbee..e..e..e), si Om langsung membuka phone number list yang ternyata menemukan sebuah nomor 08999843xxx (sebut saja mawar bukan nomor sebenarnya). Si om langsung telepon no itu dan ternyata itu si empunya nomor adalah seseorang yang dulu pernah om hack account friendsternya terus malah marah-marah pas ngaku. Untuk selanjutnya si om langsung mengeluarkan jurus rayuan maut pulo gadung, dengan sedikit bentakan, pujian dan kebodohan. Ternyata si Om dan SI butty (nanti bakal tau alesannya kenapa) makin lama makin ngobrol sampe bibir jadi sedikit dower dan mulai mngeluarkan busa berbau nanas..lama banget..
Ternyata setelah sedikit mengorek dan menggaruk sambil sedikit mengguguk (lho koq), si Om baru tau kalo ternyata si Butty tuh juga seorang yang DUDUNX, hal ini terbukti waktu ternyata si Butty tuh sering bingung mo ngomong apa saat si Om lagi seru2nya ngerayu. Lama ngobrol juga buat si Om ngerasa nyaman dan malah makin yakin kalo ne anak adalah keturunan malaikat yang dikirim buat si Om (kalo ini mah ngerayu!!^-^). Setelah sedikit merayu dan sedikit tangisan akhirnya si Om berhasil merayu (benarnya seh cuma paksaan ajah) ngajak buat nonton..tapi yang aneh koq malah awalnya si Butty malah pengen nonton QUICKIE EXPRESS. padahal kan kalo nonton pelem kayak gitu malah cuma buat bikin mata merem melek buat cowok apalagi buat cewek. Tapi koq malah si Butty yang mo yah? (DOEEENK...GUBRAK).
Si om juga nyadar kalo si Om manggil si empunya pake nama si Butty. benernya nama lengkap panggilannya tuh Bluedy Butty. Berasal dari Blue dan Butterfly(bukan merk kompor yah!!) maksudnya dia tuh suka sama warna biru dan kupu-kupu.
and the story goes...

04 Desember 2007

Hanya Sebuah Kebetulan Belaka

Posting kali ini dilakukan atas rasa kangen, capek dan egois yang mendadak muncul dalam diri si Om. Semua kejadian yang ada selam selang waktu saat ini dimulai dari posting terkahir adalah sebuah waktu yang amat bermanfaat untuk dijadikan cerita dalam sebuah novel Bestseler tapi gak tau kenapa malah gak ada toko Obat(emang novel itu tuh salah satu merk obat generik? yang kalo abis minum obat itu langsung sembuh tapi beberapa waktu kemudian penyakit bakalan kambuh dan bahkan lebih parah) yang mo nerbitin pengalaman Om ini yang nyentrik bin biadab.
Pengalaman pertama
Jumat sore dengan persiapan seadanya (kayak mo naek gunung dengan backpack yang bisa membuat ukuran si Om jadi dua kali lebih gede dan imut). Kalo mengingat waktu yang udah membuat semua orang pegawai Badan Pasti Kurus (god...Please) pasti udah berada di setiap kendaraan atawa bus antar jemput menuju ke rumahnya masimg0masing untuk bobo nyenyak. sore itu masih banyak kerjaan yang (dengan jumlah menjijikkan) dan tentu saja ini merupaka alasan utama kenapa si Om dan Ledeng memilih pulang ditunda karena tidak tega melihat sang kepala seksie (tambahin hurup "e" di belakang biar gak keliatan ngeledek). Terlebih lagi si Om tuh punya harapan...yah tentu aja masalah PENEMPATAN. Hal yang disebut terakhir, dari awal penempatan di Jakarta sampai yah...minimal dapat gelar yang kalo dipanggil bisa membuat para skripsi-ers yang udah beberapa tahun belakangan ini malah merasa bodoh karena memilih kuliah di jurusan yang favorit waktu kelulusan SMA dulu...tahu kan maksudnya.
Langsung setelah selesai mengerjakan tugas yang ada, segera re-packing (mirip sama album lagu dari grup band yang gak laku sekaligus lagi bingung karena lagunya udah dijadikan korban Bajakterus Sampaimampus). Maksudnya sih mau setia kawan sama negara (sebuah bentuk lain Nasionalisme) jadi setiap naik kendaraan mulai yang bau pramugari sampai bau kambingwati tetap beli karcis walopun kalo udah keliatan saking banyaknya penumpang udah gak memungkinkan usher kereta api buat nyobekin atawa mbolongin (pengaruh njowo) karcis. Pernah seh, kalo lagi nekat kepikiran buat ngeprint tiket terus dengan sedikit bantuan teknologi langsung aja di edarin dengan harga yang lebih murah (kan mencoba untuk menjadi calo sosial). Jadi di Stasiun deket kantor si Om ketemu sama seorang ibu muda yang baru hamil tua(nah ada paradoks kan, masa seorang ibu muda malah bisa hamil tua??). Abis itu si Om langsung nanya sama sang ibu yang kelihatan agak kepayahan karena sang bayi tampak sedang berlatih akrobat di dalam perut ibunda (mungkin dia pikir dia sedang berada di Sari Bunda Gym & Fittness) tentang kemungkinan pembelian tiket untuk KRL menuju Tanah Abang, jawab beliau bahwa KRL sudah lewat dan habis ini malah akan lewat kereta Sudirman Express yang cuma bayar seribu perak (udah kayak jadul banget kan). Si Om kan langsung aneh, Masa ada kereta ekspres yang cuma bayar seribu, padahal biasanya si Om dkk. secara sadar namun tidak bertanggung jawab berusaha untuk menghindari kereta itu dikarenakan mental anak kost yang tampak mulai alergi, gatal2 dan bersin2 ketika harus mengeluarkan uang lebih dalam setiap hal.
Gak berapa lama ternyata Kereta ekspres yang dijanjiin sama si Ibumudahamiltua tiba dan disambut oleh berjutasenyum para penunggu (biar kayak hantu) di Stasiun tersebut. Kami pun masuk ke dalam kereta nan nyaman tadi setelah ada iuran kerohiman (kayak waktu warga bantaran kali Ciliwung kena gusuran..ini seh cuma buat bikin nama baik Gubernur meningkat). tapi kalo yang ini sih jelas bakal masuk kantong masinis atawa kondektur...
to be continued...






hehehe..tapi ketipu..lanjut ajah yah!!
Singkat cerita...
Udah sampe Stasiun Tanah Abang...
Langsung beli aja tiket. Abis itu langsung turun dan menuju ke Masjid buat istirahat sekalian sholat...kriyuuuk. Masuk gang yang sempit banget, menemukan pemukiman kumuh di sekitar stasiun, sampe beberapa warga arab yang lalu lalang dan udah dianggap normal karena mungkin dulu waktu nyampe ke Indonesia tuh mereka naik Onta, jadi warga pribumi gak tega (maksudnya tuh agar sesuai dengan prinsip bangsa Indonesia dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dan Persatuan Indonesia) trus malah sekarang mereka menguasai mayoritas perdagangan kain di Pasar Tanah Abang. gak lama kemudian adzan maghrib...abis itu shalat maghrib sambil di Qashar sekalian Isya.
Langsung Standby di Jalur no. 3 sambil nyari tempat PeWe buat duduk. Akhirnya dapet juga duduk di samping seorang nenek pedagang buah yang berasal dari Wonogiri...
perjalan berakhir...coz si Om pegel..langsung ke Inti Ajah ya!
Sampe jokja (ejaannya salah?) jam 06.13.45. Mo nelpon temen, semuanya pada ada urusan kuliah n Jatek (bukan arti dari bahasa wali'an). eh pas lagi nyambung sama nomor hape kakaknya si Om, Hape langsung ada bunyi (seperti ti-nu-nit) tau artinya kan?!. Pas nanya ke pedagang di seberang stasiun, katanya kalo mo numpang nge-charge hape kudu bayar 2000 perak..hikz..hikz..langsung ide gokil si Om muncul dengan segera. Kembali masuk ke Stasiun dari jalur samping (Stasiun Lempuyangan Loh), menuju ke Wartel. Niatnya sih mo nelpon Ipank n maksa buat njemput (gak pake B), tapi koq yang kepencet malah 624084 (kayaknya sih nomor Nisa...maaf ya). tapi karena ngeliat ada stop kontak buat tempat colokan Kipas angin yang berada tepat di atas pintu..dengan alasan mo cari uang dulu di dompet dan mulai jalan untuk mbayar ke kasir dengan langkah yang nyaris didahului sama siput, si Om rasa udah cukup buat nge-charge batere hape. Akhirnya langsung telepon n minta jemput.
Ketika sampe di Rumah langsung telepon si Pat-in..eh malah dia bilang kalo mo naek dan sekarang lagi mo jalan ke kota buat beli tenda. Dia bilang, mo ngajak ketemuan tapi karena dia ngajak temen (esp. laki-laki...damn!) jadi ilfil deh. Tapi karena udah janji buat kasi kejutan, jadi gak lupa buat cari hadiah-udah di kasih-tapi masih gak ketemu. Malamnya langsung jalan nonton d'Cinnamons walopun akhirnya gak bisa nonton acara inti coz si Vindi malah diizinin pulang cuma sampe jam 21.00. Padahal pas di venue, Vindi sendiri yang susah buat diajak pulang..hikz..hikz..
malah pulang dengan seribu kedukaan..
sebelah si Om duduk seorang ibu yang mabok-kereta..hikzz..hikz..T_T

26 November 2007

the Magangers

Ini bukan sebuah grup band anyar yang beraliran indies dan semua liriknya berbau provokatip (masih kepengaruh sama masa kecil di Cilegon). Ini adalah sebuah kisah dimana mimpi akan menjadi suatu kebutuhan, imajinasi adalah harapan dan uang adalah kehidupan (ya iyaaalah). Ini adalah sebuah cerita tentang segrombolan pemimpi yang berada (mulai awal bulan ini) di sebuah gedung lembaga tinggi negara yang berada di kawasan jalan protokol dan di seberang gedung yang bentuknya seperti kutang kebalik (bukan maksud porno, tapi coba aja liat!).
Cerita ini bermula ketika suatu hari atasan si Om dan The Oak Trees meminta tolong untuk datang lebih pagi. Tanpa pikir panjang si Om dkk langsung aja meluncur ke kantor lebih pagi dari biasanya (yang menjadi korban adalah teman seboncengan si Om). stibanya di kantor, si Om langsung mendapat perintah (siap jenderal!) untuk bersiap diri karena kita hendak berangkat ke daerah di kawasan selatan Jakarta, Kalibata (mungkin dulu banyak orang yang tawuran dengan bata sebagai alat pertahan diri) lebih tepatnya. Yup, betul. Diharapkan ada enam orang yang akan membantu persiapan sebuah acara semacam seminar di sana.
Kita berangkat naik mobil dinas dari seorang pejabat Eselon II yang saat ini menempati jabatan sebagai Ka. Aud. 3a. Seorang bapak yang tampak berwibawa walopun terkadang masih suka melontarkan humor-humor segar dan masih suka tampak menikmati nikmatnya seorang backpackers setiap harinya beliau berangkat ke kantor. Di mobilnya ada seorang pegawai yang juga berasal dari Sekolah Tinggi Anti Nyontek nan seksi dan tambun, 2 orang CPNS wanita dan 5 orang magangers (kita hendaklah turut berduka karena ternyata salah seorang magangers bangun kesiangan) dan Tentu saja sang Bapak pejabat eselon II empunya mobil. Di jalan si Om melihat salah satu senior Sekolah Tinggi Anti Nganggur yang mendapat penempatan di KPP PMA(penanaman modal asing, bukan pre menstruation ayndrom) 3 di Kalibata. Langsung ajah di telpon dan dengan biadabnya ternyata di langsung celingukan kayak beberapa orang mahasiswa Sekolah Tinggi Agak Nakal ketika ditinggal pengawas ruangan saat ujian...hehe, gak maksud nyindir loh!.
Gak berapa lama setelah melewati 72 rintangan dan 99 cobaan (mirip sebauh cerita dari cina yah?!), akhirnya tim tiba di lokasi Uji Nyali. Terletak di depan Kalibata Mall setelah perlintasan kereta api, tampak sebuah lokasi bangunan yang agak menjorok ke dalam. Di dalamnya sudah nampak beberpa orang yang terlihat gugup, sedikit bernapas, banyak berkeringat dan ada juga tampak beberapa mata lelah (kan udah di bilangin sama bang Haji gak boleh begadang!). Kami langsung turun dan siap untuk menghadapi dunia. Tak berapa lama kemudian, mulai berdatangan beberapa orang yang berkendara sendiri maupun menggunakan supir (entah males ato emang baru ajah punya mobil jadi lum sempet buat belajar menyupir). hingga beberpa waktu kenudian akhirnya si Om tau kalo ini adalah sebuah rapat antara Lembaga di jalan GatSu seberang gedung kutang kebalik dengan semua obyek pemeriksaan Anak Kecil Nakal III yang lagi mo ngompol...(cuma buat nyamarin doang!).
Waktu menunjukkan pukul (aduh sakit) sembilan dua puluh lima menit empat puluh sembilan detik ketika ada seorang yang membawa kertas semacam rundown acara dan menyatakan kalo lima menit lagi akan ada coffee break(siapa yang matahin kopi?). semua makanan telah disiapkan dan minuman telah ditaruh di beberapa jar Lumayan lengkap juga, dari kue basah sampai cake, dari kopi sampai teh.
...Dan Bencanapun Datang...
Seorang ibu dengan perawakan subur, dengan memakai jilbab berwarna merah muda dan sedikit luntur dengan muka yang menampilkan kelelahan dan ketidakpuasan atas hidupnya selama ini, datang dengan tampak hendak mengambil minuman. Tanpa mengantri (just like Indonesian..usually), langsung mengambil segelas cangkir dengan alasnya yang dipilih tanpa noda. Berdiri dia di depan jar kopi dan langsung membuka semacam keran kecil untuk mengisi cangkir kecil tadi yang selanjutnya diminum secara angkuh. Kue pun segera ditaruh ke piring kecil untuk kue dan hanya menyisakan sedikit ruang untuk tempat jari agar piring tadi dapat dipegang.
"Hey,kamu! mana gulanya?" tegurnya angkuh ke si Om.
"Wah maaf ibu, kalo gak salah kopinya sudah manis." kata si Om yang masih sadar posisinya sebagai the Magangers.
"Emang tehnya sudah manis?" masih juga angkuh.
"Saya kurang tau, Ibu. Coba saya cari orang yang jadi PJ." Si om mulai bingung.
"Ya udah, Cepat sana!!" Nadanya semakin keras dan ekspresi mukanya seperti hendak menelan bulat2 si Om yang bulat ini (hueeeek).
Langsung aja si om turun ke lantai dasar untuk menemui petugas katering yang sedang menyiapkan makan siang dan langsung memberitahunya. Tapi saat memperhatikan para petugas katering tersebut ada yang si Om sadari kenapa ibu gemuk tadi berkata kasar dengan si Om....Ternyata pakaian si Om bertipe sama dengan seragam para petugas katering...kemeja putih dan celana panjang kain hitam...DAMN!!!
Saat acara selesai ada pejabat eselon II yang lain dan bertempat tinggal di kawasan Taman Mangu (coba tebak apa hubungannya sama Jurangmangu?) yang mengajak si Om dan Ledeng buat naik mobilnya untuk kembali ke kantor. Di dalamnya kami sharing dan ditambah dengan seorang pejabat eselon IV yang selalu beruntung dan memang lulusan Sekolah Tempat Anak Ngobrol. Tanpa sadar ternyata "derita yang baru saja dialami si Om terlontar ke dalam forum. Pejabat Eselon II tadi lalu menanyakan mengenai identitas si Ibu Gemuk tadi. Dan ternyata bapak itu mengenalnya.
"Mau saya telepon,mas?" tanya sang pejabat.
"Waduh, kalo itu mah terserah bapak aja." Jawab si Om sambil muncul senyum khas iblis yang berhasil menggoda manusia.

19 November 2007

kreatip-kreatif-creatiph(bukan kere aktip)..dos parta


Sebenarnya kreatipitas dapat didepinisikan(masih juga ada pengaruh cilegon) oleh setiap orang secara bebas. Tapi kalo menurut si Om, kratipitas itu adalh suatu proses terpadu yang muali diawali dari suatu keinginan(meskipun terkadang gak ada), proses pengaktualisaian sampai proses akhir dimana setiap proses awal tadi menghasilkan sebuah karya yang memuaskan bagi si penghasil kreatip dapat merasakan kepuasan yang setaraf dengan semua usaha yang dikeluarkan. Bahkan pada beberapa kejadian, penikmat buah kreatip selain penhasil buah kreatip itu sendir juga dapat turut mengerti dan puas atas kenikmatan yang ditimbulkan.
Beberapa jenis kreatip bisa diminimalkan menjadi tipe berikut:
1. Karena Paksaan... Hal ini bisa menghasilkan buah dari pohon kreatip yang baik, tapi hanya menghasilkan kepuasan bagi si penyuruh yang klimaks dan hanya menghasilkan sedikit kenikmatan bagi penghasil kreatip karena batasan aturan dan waktu yang diberikan oleh si penyuruh. Hal ini dapat dengan mudah kita temui di sekolah, kantor dan banyak lokasi formal pada umumnya. Sebagai imbalan bagi si penghasil kreatip terkadang imbalan pujian, senyum atau uang dapat sedikit melupakan paksaan yang diberikan kepada nilai kreatipitas yang ditekan dan dimatikan secara sadar.
2. Karena pribadi... Hal ini merupakan suatu keadaan yang amat jarang kita temui belakangan ini. Bilapun ada yang sesuai dengan definisi di atas, mungkin kelompok penghasil kreatip seperti sudah digolongkan dalam kelompok orang gila karena secara fisik mereka dianggap terlalu nyentrik dan aneh. padahal kalo menurut si Om tu bukan suatu masalah selama itu masih dalam batas kewajaran dan kelompok itu sendiri juga tidak melakukan tindakanyang menganggu. mungkin penggolongan yang dilakukan oleh orang-orang yang (katanya ) "normal" adalah suatu bentuk pengelakan dan rasa iri terhadap rasa bebas yang dirasakan oleh "si orang gila" tersebut.

Penulisan selanjutnya akan berkutat (kayak nama burung yah?) mengenai masalah bagaimana meningkatkan kreatipitas dari tiap individu (ceritanya sih, kayak semacam tips dari si Om).
1. Ada niat.. sesuai dengan hadits, kalo segala seuatu amalan tuh dinilai dari niatnya.
2. Siap berubah dan menerima atas setiap perubahan yang ada... Maksudnya sih bukan hanya menjadi FOLLOWER, tapi lebih kepada menyesuaikan diri terhadap apa yang ada dan bila dirasa sudah menguasai keadaan, boleh langsung go to target. Segera kerjakan apa yang diinginkan dan tetap fokus pada tujuan, hasilkan karya sekreatip dan sebanyak mungkin. Rasa takut, malu dan minder untuk sementara disembunyikan dulu di dalam kantong, terus nanti baru dikeluarkan di WC. Maksudnya jangan takut atas apa yang menurut kamu harus diwjudkan, toh nanti tetap bakal ada seleksi alam (Survival of the fittest, bukan maksud ngedukung Darwin..tapi ini kenyataan yang ada).
3. Kenali diri... Hal ini amat perlu dilakukan karena menurut prinsip pa'dhe julius caesar yang dengan lantang menyuarakan VINI-VIDI-VICI, kita bisa aja langsung nyerang suatu musuh dengan langsung. tapi bukankah lebih baik kalo kita merencanakan dulu semuanya. muali dari kostu perang, kekuatan yang dimiliki, kelemahan yang ada dan terus berlatih. Kan Rasulullah aja gak suka sama orang yang buru-buru, bahkan di kesempatan lain Ali bin Abi Thalib pernah bilang kalo kaum muslim itu lebih baik bershaf-shaf daripada kaum muslim yang kuat tapi hanya sendirian.
4. B KrEatiph... 4Hal ini merupakan proses kelanjutan akhir dari perubahan menuju kreatip. Pada tahap ini benernya adalah tahap yang lumayan mencontoh dari setiap buku motivasi yang diterbitkan oleh para motivator ulung seperti Andrie Wongso, Ari Ginanjar Agustian sampai Mario Teguh. Kalo mo kreatip, berpikirlah seperti orang kreatip!! Dan menurut penelitian dengan data sebagai berikut, denyut pulsa di otak yang lebih dari dua kali lipat manusia dewasa normal dan kebahagiaan yang selalu dirasakan...yup betul banget kalo dia itu adalah anak-anak... Mereka tuh bisa punya imajinasi yang gak terbatas sehingga bisa langsung Bobo waktu didongengin, Merasa sebagai pilot dalam Kardus bekas, Merasa bisa terbang saat menggunakan selimutnya sendiri yang malam sebelumnya telah di-ompol-in sendiri. Sering-sering aja maen dengan anak kecil, lama kelamaan kita bisa ngerti tentang kebiasaan dan pola pikir mereka... Gampang kan jadi kreatip..hehehe..

Nah sekarang gimana..
Masih mo jadi kreatif atau Kreatip?...That's a must!!!

kreatip-kreatif-creatiph(bukan kere aktip)..ein partz

Penulisan kali ini dimaksudkan untuk menjawab permintaan dari teman si Om yang bernama Sailor Venus, selain itu penulisan blog kali ini juga bertujuan untuk sedikit mengupas lebih dalam mengenai penurunan tingkat ke-kratipitas-an seiring dengan peningkatan umur. Mungkin secara tidak langsung para pemilik diri dan imajinasi yang dulu amat menyenangkan dan memuaskan bagi pribadinya sendiri dan semua yang menikmati hasil dari olah kreatip tersebut. Maklum aja proses itu berlansung secara perlahan dan lama serta berkelanjutan. Semua penyebabnya adalah mulai dari lingkungan, peraturan dan paksaan yang hingga kini mungkin masih tidak kita rasakan. Jadi untuk selanjutnya, penulisan ini akan difokuskan ke sekitar pembahasan atas kreatipitas dan beberapa hal yang terkait atasnya.
Beberapa hal yang terkait dengan kreatipitas adalah diri sendiri, emosi, lingkungan hingga makanan(kalo ini sih pengalaman pribadi). Maksudnya semua hal di sekitar kita tuh bakal sangat berpengaruh terhadap diri kita sendiri. Kalo bisa diambil contoh adalah sewaktu kita masih duduk dibangku sekolah. Sewaktu diawal Taman Kanak-kanak kita bertindak dengan bebas,setiap hari ada jam khusus dimana kita hanya fokus pada sekumpulan plastisin berwarna-warni yang saat itu kita diberikan kesempatan sebebas-bebasnya untuk membentuk plastisin tadi menjadi apapun yang kita mau meskipun kadan malah bentuk yang kita maksudkan sebagai mobil malah lebih mirip seperti kotak sabun yang pembungkusannya tidak sempurna. Nah itu yang dinamakan kreatip, kita bisa menuangkan apa yang ada di pikiran kita tentang suatu ide pada bentuk yang kongkrit, padahal saat itu si Om yakin kalo kita tuh gak tau apa tujuan dari kegiatan plastisin yang kita bentuk seperti bola atau ular(bentuk paling mudah). Saat kita di SD(di tingkat awal) secara tidak sadar telah masuk beberapa aturan yang disisipkan melalui cara-cara tersembunyi seperti aturan dalam penulisan karangan setelah liburan di pelajaran Bahasa Indonesia. Bahkan nilai paling dasar kita juga mulai dapatkan saat pak guru mata pelajaran AGAMA yang menceritakan kedigdayaan perjuangan dan mukjizat para nabi yang menyebabkan kita berpikir kalo jangan-jangan para nabi itu adalah teman dari Superman dan Batman (itu masih ada sisa kreatipitasan).
Di SMP, kita mulai mengalami proses adaptasi terhadap nilai dan aturan pembatas yang sudah kita kita terima selama ini yang tersamar dengan kebanggan oleh peringkat yang didapat pada saat pembagian rapot di akhir tiap periode. Saat kebanggan mulai hadir di diri ketika membaca kalo kita mendapat peringkat satu di rapot dengan rata-rata nilai delapan lebih, tanpa sadar kita mulai mengalami kehilangan kekreatipitasan. Emang sih mungkin ada beberapa pihak yang memakai cara yang kreatip untuk mencapi prestasi tertentu untuk mencapi nilai yang memuaskan, seperti MENCONTEK (tapi itu kan dosa...tenang aja aku udah gak nyontekkan lagi koq, coz kalo sampe ketauan nyontek di STAN, Si Om bakalan mati mengenaskan, masuk koran seribu-an abis itu kurus deh). Mungkin salah satu pemuas otak kanan kita(kalo menurut buku bertema kreatipitas yang si Om baca, Otak kanan merupakan pusat kreatipitas dan keganjilan sedangkan Otak kiri (kalo menurut novel LASKAR PELANGI merupakan jaringan serabut halus yang bisa membuat teman si Ikal yang berwarna...ups bernama LINTANG bisa memahami berbagai persamaan logis fisika dan matematika setingkan Doktoral pada saat dia masih SD) adalah pelajaran seni rupa dan sejarah yang bisa mengembangkan imajinasi kita mengenai bentuk. keadaan serta emosi yang teriring ketika mengerjakan tugas pembuatan prakarya untuk kelulusan juga ketika kita membaca bahwa pada saat Pangeran Diponegoro marah karena ditipu Belanda saat perundingan maka sebuah meja menjadi penahan amarahnya juga sebuah benteng dijebolnya saat meninngalkan benteng belanda di kawasan Tegalrejo,Yogyakarta.
SMA, menurut beberapa orang adalah masa-masa terindah. Hal ini mungkin disebabkan karena saat itu hampir semua murid sudah mengalami gejala awal kedewasaan secara fisik. Bulu-bulu yang tumbuh, darah haid yang datang bulanan beberapa hormon yang kalo menurut ilmu biologi baru diproduksi dan perubahan bentuk tubuh yang menyebabkan kita bisa tertarik dengan lawan jenis. Normal sih, Bahkan puisi yang ditulis dan kata-kata filosofis yang diucapkan untuk menarik perhatian si-DOI malah membuat kreatipitasan kita semakin tinggi. Tapi kadang kreatipitas yang dihasilkan itu malah membuat kita juga buat alesan biar bisa bolos. untuk akhir periode SMA bahkan untuk beberapa murid. kreatip harus dihapuskan oleh sesuatu yang namanya UJIAN dan SPMB. Kelulusan dari ujian dan jurusan paporit(ketuluran waktu sempet tinggal di Cilegon) masih bisa membuat kita langsung meng-katu merah-kan hal yang namanya kreatip dan lagsung ditindih sama segala buku yang berisi rumus, ringkasan materi juga materi persiapan Ujian dan SPMB yang kalo menurut tulisan yang tercantum di sampul depannya sudah disertai dengan soal prediksi ujian tahun depan(emangnya dia dukun...busedh). Nah itu baru segilintir cerita mengenai proses penghapusan kreatip yang kita alami sampai tingkat SMA coba aja dibayangin kalo cerita ini dilanjutkan sampai tahap kuliah-kerja-nikah-tua.